Minggu, 14 November 2010

Spesifikasi dan Harga Yamaha Scorpio Z 2010

 
2010 New Scorpio Black2010 New Scorpio Red2010 New Scorpio White
photo taken from www.yamaha-motor.co.id

Yamaha Scorpio Z tampil lebih segar. Kesegaran Yamaha Scorpio Z baru  terlihat pada desain lampu depan yang lebih futuristik (multi-reflector)–dulu bulat.
Bagian depan Yamaha Scorpio Z merupakan perkawinan antara Yamaha FZ8 dengan Yamaha MT1.
Selain itu perubahan juga terlihat tangki bensin dibuat lebih kekar dan besar plus diimbuhi sirip (shroud), bagian buritan, samping, knalpot, lampu sein, fender belakang.
“Penampilan baru Yamaha Scorpio Z adalah bentuk apresiasi Yamaha kepada masyarakat Indonesia,” kata Vincent Mulyono, direktur pemasaran Yamaha Indonesia. Dia berharap penyegaran Yamaha Scorpio Z dapat mengiringi karya-karya besar bangsa Indonesia.
Yamaha Scorpio Z diposisikan sebagai sports bike teratas di jajaran Yamaha Indonesia, di atas Yamaha V-ixion dan Yamaha Byson. Sepeda motor macho ini pertama kali ‘menyengat’ pada 2006.

Desain bodi yang berubah mulai dari depan sampai belakang tersebut, dilengkapi dengan motif grafis striping barunya yang mempertegas segmen dari Scorpio baru ini, sebagai motor turing yang mengandalkan performa.
Yamaha menyediakan tiga pilihan warna untuk motor sport turing Scorpio-Z terbaru ini, yakni Merah, Hitam dan Putih.


Tipe Mesin : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Diameter Langkah : 70,0 x 58,0 mm
Volume Silinder : 223 cm
Susunan Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Perbandingan Kompresi : 9,50 :1
Power Max : 13.4 kW@8.000 r/min (18.2 PS@8.000 r/min)
Torsi Max : 17.5 Nm@6.500 r/min (1.78 kgf-m@6500 r/min)
Sistem Pelumasan : Basah
Oli Mesin : Total : 1,4 Liter / Penggantian Berkala : 1,2 Liter
Radiator : -
Karburator : (MIKUNI) BS30 x 1
Putaran Langsam : -
Saringan udara : -
Transmisi : 5 Kecepatan (1-N-2-3-4-5)
Kopling : Basah, Kopling manual, Multiplat
Caster / Trail : -
Rasio Gigi : -
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter

Tipe Rangka : Double Cradle
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Lengan Ayun, Suspensi Monocross
Rem Depan : Cakram
Rem Belakang : Tromol
Ban Depan : 80/100-18 47P
Ban Belakang : 100/90-18 56P
Lampu Depan : -
Lampu Sein Depan : -
Lampu Sein Belakang : -
Lampu Rem : -
Beterai : GM7B-4B
Busi : NGK/DP8EA-9
Sistem Pengapian : C.D.I.
Panjang x Lebar x Tinggi : 2.025 mm x 765 mm x 1.095 mm
Tinggi Tempat Duduk : 770 mm
Jarak Antar Roda : 1.295 mm
Jarak Ke Tanah : 165 mm
Kapasitas Tangki : 13 Liter
Berat Isi : 141 kg 
Price :Rp.23.500.000,-
Harga On The Road untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.



















    

Info Seputar Ban




Jika Anda pemilik kendaraan, entah itu kendaraan roda dua, tiga, empat
 ataupun lebih dari empat, info Roda tentu bemanfaat.
Sebab info seputar Si Karet Bundar yang lazim dikenal dengan nama Ban,
dikupas habis. Ada beberapa tips yang hadir mengenai cara untuk merawat Ban
agar
tetap nyaman dan juga tahan lama. Tips tersebut adalah :
1. Ukuran ban dan corak telapak ban harus sesuai. Minimal pada satu as memiliki merek serta
ciri khas yang sama.
2. Gunakanlah Ban dengan kontruksi yang sama (misal : dari bahan Polyester atau baja).
3. Ban Tubles harus dipasang pada pelek yang khusus untuk ban tubles. Begitu pula
sebaliknya. Karena jenis ban yang menggunakan ban dalam tetapi menggunakan pelek
tubeles, akan mengakibatkan berkurangnya tekanan angin. Sementara apabila Anda
memilih untuk menggunakan ban jenis tubles, jangan memaksa untuk menggunakan ban
dalam. Sebab pada kecepatan tinggi panas udara dalam ban akan cepat naik dan efeknya
Si karet bundar setiap saat mudah meledak.
4. Pemasangan ban dalam harus disesuaikan dengan jenisnya dengan ban luar. Dan apabila
memungkinkan gunakan ban dalam yang semerek dengan ban luar.
5. Perhatikan pula kondisi Ban yang Anda gunakan pada kendaraan Anda.
Caranya untuk dapat mengenali kondisi si Karet bundar begitu mudah. Kenali Si Karet
Bundar dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indocator). Jadikan angka ukuran
pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba Anda ukur dengan penggaris ketebalan
alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban
Anda dengan yang baru.
Tips diatas, tentunya bermanfaat bagi Anda. Namun tentu ada diantara Anda yang
kurang begitu memahami karakteristik ban yang di jual di pasaran. Amat mudah
untuk mengenali jenis ban yang Anda gunakan. Coba Anda perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis
ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil
karakteristik ban. Misalnya, pada sebuah ban tertulis 195/65R15 92H.
Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Angka 195 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran
penampang ban, semakin besar pula telapak ban.
2. Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari
pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar
angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar
(jika diukur dari pelek).
3. Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban.
Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula
kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.
Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia Si Karet Bundar,
pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi
kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :
1. TR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
2. HR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210
Km/jam.
3. VR Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260
km/jam
4. ZR kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan
yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.

Mana kode ban yang kiranya sesuai dengan jenis kendaraan yang Anda miliki, silakan Anda sesuaikan. Hanya saja, Anda perhatikan pula perawatan ban yang Anda gunakan seperti apa yang dituliskan diatas. Sebab salah-salah ban yang Anda gunakan justru menjadi bumerang dan berakibat kurang baik.Sebagai infomasi tambahan, bagi Anda yang suka bepergian tak ada salahnya jika Si Karet Bundar diberi sedikit cairan penambal. Dengan cairan tersebut, maka dijamin Si Karet Bundar akan aman-aman saja. Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang tertusuk benda tajam. Bahkan adad sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oh ya, jika Anda merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, Anda tak perlu khawatir. Justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek Anda dari goresan. Cara membersihkannya pun terbilang mudah, Anda tinggal semprotkan air pada bagian dalam ban, ataupun mengelap bagian dalam pelek dengan lap kering. Mudah bukan ? Nah informasi yang dikupas habis mengenai dunia seputar Si Karet Bundar diatas kami harap dapat bermanfaat bagi Anda. Karena maklum, dalam  kondisi yang kurang menentu seperti sekarang tips dan trik berguna jenis apapun pastinya ingin Anda  dapatkan. Terutama bagaimana caranya untuk dapat mempetahankan keawetan ban.

Rabu, 10 November 2010

Spesifikasi dan Harga Yamaha Bison


Harga Yamaha Bison Spesifikasi – Hanya berselang satu hari setelah uji coba di Sirkuit Gokart Sentul, Jawa Barat, akhirnya Yamaha resmi meluncurkan Byson. Produk terbaru di segmen sport 150cc ini dibandrol Rp19,9 juta on the road Jakarta.

Byson dibekali mesin 153 cc 4 tak SOHC air cooled yang mampu menghasilkan tenaga hingga 10,1 PS pada 7.500 rpm dengan torsi 10,5 Nm di 5.500 rpm.
Sepeda motor jenis sport ini mempunyai dimensi 2.075 mm x 780 mm x 1.045 mm. Sistem suspensinya dibekali model Teleskopik 0,41 mm di depan dan Monocross di belakang yang mengapit ban tubeless ukuran 100/80-17M dan 120/70-17M.
Dyonisius Beti, Presiden Direktur YMKI mengatakan bandrol yang ditawarkan merupakan harga promosi. “Kami akan pertahankan harga setidaknya sampai akhir tahun,” ujar Dyon di sela peluncuran Byson di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, hari ini.
Untuk tahap awal, Byson akan ditargetkan terjual 3.000-5.000 unit per bulan dan diposisikan sebagai penopang volume maker model sport Yamaha Vixion.
“Itu target awal, tapi akan kami sesuaikan dari permintaan yang masuk,” jelas Dyon.
Produksi massal akan dilakukan pasca Lebaran yang jatuh di September 2010. Nah, berarti kalau minat motor ini beli sekarang sebelum tahun depan naik harga.
Byson akan bersaing ketat dengan komeptitor Honda New Mega Pro yang juga belum lama diluncurkan ke pasar.


SPESIFIKASI YAMAHA BYSON

DIMENSI

P x L x T:
2.075mm x 780mm x 1.045mm
Jarak Sumbu Roda:
1.334 mm
Jarak Terendah ke Tanah:
160 mm
Tinggi Tempat Duduk:
790 mm
Berat Isi:
137 kg
Kapasitas Tangki Bensin:
12 Liter

MESIN

Tipe Mesin:
4 Langkah, SOHC, 2 Klep, Berpendingin Udara
Jumlah / Posisi Silinder:
Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder:
153 cm3
Diameter x Langkah:
58.0 x 57.9 mm
Perbandingan Kompresi:
9.50 : 1
Daya Maksimum:
13,73 PS / 7.500 rpm (10,1 kW / 7.500 rpm)
Torsi Maksimum:
13,6 Nm / 6.000 rpm
Sistem Starter:
Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan:
Basah
Kapasitas Oli Mesin:
Total : 1,2 Liter / Penggantian Berkala : 1,0 Liter
Tipe Karburator:
(MIKUNI) BS26 x 1
Tipe kopling:
Basah, Kopling Manual
Tipe Transmisi:
5 kecepatan (1-N-2-3-4-5)

RANGKA

Tipe Rangka:
Diamond
Suspensi Depan:
Teleskopik
Suspensi Belakang:
Suspensi Monocross
Ban Depan:
Tubeless 100/80-17M/C 52P
Ban Belakang:
Tubeless 120/70-17M/C 58P
Rem Depan:
Cakram
Rem Belakang:
Tromol

KELISTRIKAN

Sistem Pengapian:
DC C.D.I
Battery:
YTZ4V 12V / 3 Ah (MF Battery)
Tipe Busi:
NGK / CPR 8EA-9

Selasa, 09 November 2010

SPESIFIKASI HONDA MEGAPRO



  • : 2.050 x 757 x 1.075 mm
  • : 1.313 mm
  • : 152 mm
  • : 136 kg
  • : Pola Berlian (diamond steel)
  • : Teleskopik
  • : Tunggal (monoshock) dapat di setel keras dan lembut
  • : 80/100 - 17 M/C 46P - Tubeless
  • : 100/80 - 17 M/C 55P - Tubeless
  • : Cakram hidrolik, dengan piston ganda
  • : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
  • : 12,0 liter
  • : 4 langkah, OHC, pendinginan udara
  • : 57,3 x 57,8 mm
  • : 149,2 cc
  • : 9,5 : 1
  • : 10,1 kW / 8.500 rpm
  • : 12,8 Nm / 6.500 rpm
  • : 1 liter pada penggantian periodik
  • : Manual, Multiplate Wet Clutch
  • : 5 kecepatan
  • : 1-N-2-3-4-5
  • : Pedal & starter elektrik
  • : MF 12 V - 5 Ah
  • : NGK CPR8EA-9 / NGK CPR9EA-9
  • : DC - CDICDI 
Honda new Megapro di bandrol dengan harga lebih murah dari megapro yang lama yaitu Rp. 9.500.000,00-

    Honda MegaPro Motor Terbaik IRC-FORWOT Motorcycle of the Year 2010

    Honda New MegaPro berhak menyandang gelar IRC-FORWOT Motorcycle of the Year 2010 (IRC-FORWOT MOTY 2010). Penghargaan bagi sepeda motor terbaik di Indonesia Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) itu dilangsungkan di sela-sela penyelenggaraan Jakarta Motrcycle Show 2010 (JMCS) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (5/11) siang.

    Honda MegaPro, produksi PT Honda Astra Motor (AHM), menyisihkan 18 motor terbaru tahun 2010 dari delapan merek yaitu Bajaj, Honda, Kawasaki, Minerva, Piaggio, Suzuki, TVS, dan Yamaha. Honda New MegaPro bahkan mampu mencatat nilai tertinggi dalam sebuah seleksi final yang melibatkan tujuh motor terfavorit.

    Ketua Umum FORWOT Eri Haryoko mengatakan penetapan satu juara mengikuti kegiatan serupa yang berlaku di Eropa, Amerika Serikat dan Jepang. Pada tahun 2006 motor terbaik Indonesia pilihan FORWOT jatuh ke tangan Yamaha Jupiter MX. Setelah itu, pada 2008, kemenangan diraih Yamaha V-ixion.

    Eri menambahkan IRC-FORWOT MOTY 2010 merupakan kegiatan rutin yang dibuat untuk membantu masyarakat dan konsumen memilih motor terbaik.

    Sementara itu, Ketua Dewan Juri Amir Hamzah menyatakan Honda New MegaPro meraih IRC-FORWOT 2010 setelah mengumpulkan total nilai tertinggi dengan 102 poin. Hasil ini hanya selisih 4 poin dari nilai yang diperoleh Yamaha Byson (98) di tempat kedua.

    Amir menyatakan setiap juri bebas melihat dari berbagai sisi untuk menentukan motor terbaik. "Saya melihat jajaran juri tahun ini merefleksikan kelompok-kelompok konsumen. Ada yang lebih senang melihat harga, tapi ada pula yang lebih mementingkan desain dan teknologi," katanya.

    Hasil tujuh favorit FORWOT 2010:

    1. HONDA New MegaPro: 102 Poin
    2. YAMAHA Byson: 98 Poin
    3. HONDA PCX: 86 Poin
    4. HONDA Scoopy: 83 Poin
    5. YAMAHA Xeon: 49 Poin
    6. BAJAJ Pulsar 135: 41 Poin
    7. KAWASAKI D-Tracker 150: 41 Poin

    Lihat juga spesifikasi honda megapro